Selasa, 04 November 2025

Drainase 2024

 

Optimalisasi Dana Desa Bumi Arjo untuk Pembangunan Drainase dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat


Desa Bumi Arjo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, berhasil melaksanakan praktik baik dalam pemanfaatan Dana Desa tahun anggaran 2024 melalui pembangunan saluran drainase. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana perencanaan dan penggunaan Dana Desa yang tepat sasaran dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selama beberapa tahun terakhir, warga Desa Bumi Arjo kerap menghadapi masalah genangan air setiap musim hujan akibat saluran pembuangan yang sempit dan tidak terhubung dengan baik. Kondisi ini menyebabkan air meluap ke jalan dan pekarangan rumah warga, bahkan menimbulkan risiko kesehatan seperti penyakit demam berdarah. Melihat kondisi tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat sepakat menjadikan pembangunan drainase sebagai prioritas utama dalam Musyawarah Desa.

Dengan anggaran sebesar Rp142.600.000, proyek drainase ini dilaksanakan secara swakelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Bumi Arjo. Tahapan kegiatan dimulai dari perencanaan teknis, pembersihan lahan, penggalian, pemasangan batu dan beton, hingga pengecoran serta perapian konstruksi untuk memastikan kualitas bangunan yang kokoh dan fungsional. Pendampingan dilakukan oleh Eko Prasetio, selaku Pendamping Lokal Desa (PLD), yang berperan penting dalam memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel. Hasil dari pembangunan drainase sepanjang 250 meter ini terasa nyata. Lingkungan desa kini lebih bersih dan sehat, genangan air berkurang signifikan, serta akses jalan menjadi lebih aman dan nyaman saat musim hujan. Selain itu, keterlibatan tenaga kerja lokal turut meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan desa.

Dampak positif lainnya adalah meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan infrastruktur desa. Pembangunan drainase ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga membawa perubahan sosial yang memperkuat ketahanan lingkungan serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bumi Arjo.



Senin, 13 Oktober 2025

Pemberdayaan Masyarakat melalui Usaha Peternakan Kambing Program Ketahanan Pangan Dana Des



Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, Pemerintah Desa melaksanakan kegiatan Peternakan Kambing yang bersumber dari Dana Desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan hewani, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendorong kemandirian desa dalam sektor peternakan.

Tahap Perencanaan

Kegiatan ini berawal dari hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan unsur masyarakat. Dalam musyawarah tersebut disepakati bahwa peternakan kambing menjadi salah satu prioritas kegiatan ketahanan pangan, karena sesuai dengan potensi dan kondisi wilayah yang mendukung pengembangan usaha ternak. Selain itu, kambing dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan relatif mudah dipelihara oleh masyarakat pedesaan.

Tahap Pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan, Pemerintah Desa bersama pendamping desa melakukan pengadaan bibit kambing, pembuatan kandang, serta penyediaan pakan dan peralatan pendukung. Kegiatan ini melibatkan kelompok masyarakat atau kelompok ternak yang telah dibentuk dan disepakati bersama. Para penerima manfaat juga mendapatkan pembinaan teknis tentang cara pemeliharaan kambing, kesehatan hewan, serta manajemen usaha ternak agar program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Pendampingan rutin dilakukan untuk memastikan kesehatan ternak, pertumbuhan populasi, serta keberlanjutan usaha. Pemerintah Desa juga mendorong adanya sistem bagi hasil dan pengembangan populasi, agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat desa lainnya.

Hasil dan Manfaat Kegiatan

Melalui program Peternakan Kambing Dana Desa ini, masyarakat mulai merasakan hasil nyata berupa peningkatan ekonomi keluarga dari penjualan kambing dan hasil ternak lainnya. Selain itu, keberadaan ternak kambing juga menjadi sumber pangan hewani yang dapat menunjang ketahanan pangan desa.

Dampak positif lain yang muncul adalah tumbuhnya semangat gotong royong, kerja sama, dan tanggung jawab kolektif dalam mengelola program. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan lapangan usaha baru, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Dengan demikian, pelaksanaan Program Ketahanan Pangan melalui Peternakan Kambing Dana Desa diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan desa yang tangguh, mandiri, dan sejahtera, serta menjadi contoh praktik baik pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Drainase 2024

  Optimalisasi Dana Desa Bumi Arjo untuk Pembangunan Drainase dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Bumi Arjo, Kecamatan Lempuing, Kabup...